Bisnis

Strategi Menghemat Listrik di Rumah dengan Panel Surya

Masyarakat biasanya mengeluh seputar kenaikan biaya dasar listrik (TDL). Hampir tiap tahun, masyarakat percaya bahwa TDL akan semakin meningkat. Ini sangat berakibat pada biaya bulanan untuk tiap keluarga.

Agar listrik tidak menjadi muatan besar dalam biaya bulanan dalam rumah tangga, sekarang banyak produsen sudah mulai memanfaatkan pemakaian teknologi panel surya (solar panel) di tiap rumah.

Teknologi ini biasa diketahui sebagai pembangkit listrik kekuatan surya (PLTS). Dengan PLTS ini, konsumsi listrik di tiap rumah dapat menghemat hingga 60% dari listrik komersil.

Salah satu pengembang panel surya terbaik dikala ini sedang melakukan konsep perumahan mandiri. Konsepnya komplit dengan pju solar cell akan dipasang di atap ruma. Karena dengan mengaplikasikan panel surya ini, kita dapat menghemat konsumsi listrik PLN hingga 60 %.

Kekuatan listrik yang diproduksi oleh panel surya dapat lantas dipakai untuk pengisian. Sisanya akan dialihkan ke jaringan PLN, yang akan mengurangi pembayaran tagihan listrik PLN.

Sebagai model yakni perumahan panel surya yang berlokasi di Cluster Almanda. Letaknya di dekat Stasiun Kereta Tigaraksa, Tangerang, Banten. Seperti diketahui, panel surya dengan kekuatan 1 kWp dapat menjadikan listrik selama 8 jam. Sempurna yang dibuat sekitar 3,5 kWh dengan intensitas sinar sang surya di Jakarta.

Dengan panel, konsumsi listrik dari PLN akan berkurang 3,5 kWh per hari atau setara dengan Rp 5.000 (biaya listrik PLN yakni Rp1.400 / kWh). Sehingga dalam sebulan, tagihan listrik Anda akan berkurang sekitar Rp 150.000.

Konsep pengembangan panel surya tidak terlepas dari potensi kekuatan sang surya yang cukup penting di Indonesia. Ini dikarenakan wilayah di Indonesia menerima sinar sang surya sepanjang tahun.

Menurut data dari Kementerian Kekuatan dan Sumber Kekuatan Mineral, potensi kekuatan sang surya di Indonesia lebih kurang 4,8 kWh / meter persegi atau setara 112.000 GWp, namun belum banyak dipakai dari sekitar 10 MWp. Indonesia seharusnya dapat memanfaatkan potensi besar ini di masa depan.

Panel surya / solar cell disebut juga dengan sel fotovoltaik, yakni perangkat listrik yang mengubah kekuatan dari sinar lantas menjadi listrik oleh efek fotovoltaik. Fungsi sel surya yakni menangkap kekuatan dari sinar sang surya, yang nantinya akan diubah menjadi kekuatan listrik.

Sistem kerja panel surya secara singkat yakni panas dari sinar sang surya dikumpulkan, selain dikumpulkan, panas dari sinar sang surya juga dipakai untuk memanaskan cairan, lalu uap yang dibuat dipanaskan oleh generator, kemudian akan menghaslkan listrik.

Kelemahan Panel Surya
1. Sedangkan ini, panel surya masih relatif mahal. Kini panel surya banyak mengalami penurunan harga, harga panel surya masih cenderung mahal, yakni sekitar $ 12000-18000.

2. Misalnya ini, panel surya ini perlu ditingkatkan efisiensinya. Rata-rata panel surya menempuh efisiensi kurang dari 20%. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab banyak orang tidak memilih panel surya.

3. Panel surya terbuat dari sebagian bahan yang tidak ramah lingkungan. Sekiranya terbuat dari material silikon.

4. Sekiranya tidak berhati-hati, daur ulang panel surya dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, sebab kandungan panel surya seperti silikon, selenium, dan lainnya, dimana itu seluruh yakni gas rumah kaca, dapat ditemukan di panel surya. Hal ini berbahaya sebab dapat menjadi sumber pencemaran selama progres daur ulang.

Begitulah sebagian manfaat panel surya yang perlu Anda ketahui. Ini menjadi hal penting sebab untuk pengetahuan lebih mendalam seputar panel surya atau solar cell. Sekiranya Anda memerlukan atau berharap memasang panel surya khususnya di kota Surabaya sebagai sumber listrik kekuatan terbarukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *