Hewan

Mengenal Perbedaan Ikan Gabus dan Ikan Toman

Ikan sangatlah banyak jenisnya bahkan tidak terhitung dan belum ada jenis ikan yang kita ketahui jenis dan namanya lantaran ikan tidak ada habisnya dan banyak sekali populasinya,karena spertiga bumi kita ialah mahluk yang hidup di air.

Ikan air tawar juga sangatlah bermacam-macam jenisnya,bahkan populasinya dan juga habitatnya,nah pada kesempatan ini saya akan menuliskan perihal Mengenal Perbedaan Ikan Gabus dan Ikan Toman sepertinya para fishing ikan ini sudah memahaminya.

Ikan toman dan ikan gabus merupakan jenis ikan yang masih sekeluarga atau lebih tepatnya mereka masih termasuk dalam kelompok atau jenis ikan predator.

Biasanya ikan toman sangatlah berwarna bentuknya dan ukurannyapun agak besar dibanding ikan gabus,ikan gabus cenderung mempunyai satu warna saja tetapi ikan toman bisanya mereka mempunyai beberapa motip warnanya.

Perbedaan ikan gabus dan ikan toman ialah :

  • IKAN TOMAN

Komoditi ikan toman (snakehead) raksasa berwarna merah , dengan garis-garis lateral yang oranye dan hitam muncul sehabis sekitar dua bulan.

Sebagai toman juga mengalami perubahan garis-garis dan kemerahan , dan malah membuatkan teladan kebiruan – hitam dan putih pada badan atasnya.

ikan yang dijual dalam perdagangan ikan akuarium yang biasa disebut ” snakeheads merah “. Mereka bisa mendapat hingga 4 kaki panjang dan berat hingga 44 kg toman raksasa ialah yang paling kasar dari 30 spesies snakeheads lainya.

Spesies ini mempunyai kemampuan untuk melompat ke darat dan menghirup udara , meskipun mereka hanya bisa melaksanakan hal ini di kawasan berlumpur atau rawa, maka ikan ini juga di juluki dengan nama ” Mudfish”.

Kemampuan untuk menghirup udara dengan memakai paru-paru primitif terletak sempurna di belakang insang memungkinkan untuk bertahan hidup di genangan air, di mana kandungan oksigen dalam air sangat rendah, dengan muncul ke permukaan dan mengambil sedikut udara.

Hal ini juga memungkinkan toman untuk melaksanakan perjalanan jarak pendek di lumpur , meskipun tidak bisa untuk berburu ketika di lumpur , lantaran tidak sanggup mengendalikan dirinya sendiri sama sekali dengan sirip kecil dibandingkan dengan tubuhnya yang besar .

  • IKAN GABUS

Ikan gabus mempunyai kepala berukuran besar dan agak gepeng seolah-olah kepala ular (sehingga dinamai snakehead). Terdapat sisik-sisik besar di atas kepala. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya. Sisi atas badan dari kepala hingga ke ekor berwarna gelap, hitam kecokelatan atau kehijauan. Sisi bawah badan putih. Mulut besar, dengan gigi-gigi besar dan tajam.

Ikan gabus biasa ditemukan di perairan umum sebagai ikan liar. Banyak ditangkap di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Di Indonesia, ikan gabus awalnya hanya terdapat di barat garis Wallacea (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan).

 Pada beberapa kawasan yang dilalui fatwa sungai besar, rawa-rawa, danau, kolam, sawah dan lain sebagainya atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan. Oleh lantaran itu ikan ini acap kali ditemui “berjalan” di daratan khususnya di malam hari di ekspresi dominan kemarau mencari tempat lain yang masih berair.

Mungkin itu saja yang sanggup saya tuliskan pada kesempatan ini,semoga sanggup bermanfaat dan memeberikan warta hususnya perihal ikan gabus dan ikan toman,atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *