Fashion

Inilah Tips dan Cara Merawat Jilbab Syar’i Paling Tepat untuk Anda yang Sibuk

Kenali Bahan Jilbab untuk Merawat Jilbab Syar’i

Mengenal bahan atau kain untuk busana atau hijab itu begitu luas. Sehingga agar lebih mudah, anda dapat mengenai bahan apa saja yang baik dan cocok untuk hijab. Karena jika anda salah memilih bahan untuk hijab terbaru 2018 tersebut maka jilbab yang anda gunakan tidak akan nyaman digunakan. Karena bahan menentukan faktor kenyamanan dan lainya.

Jika anda sudah merasa nyaman maka anda dapat lebih semangat dalam menjalani aktivitas anda. Karena dalam dunia hijab, terdapat banyak pilihan bahan jilbab yang berbeda-beda. Masing-masing mempunyai karakteristik dan kelebihan yang berbeda-beda. Sehingga dibutuhkan pula perawatan jilbab yang berbeda-beda. Inilah cara merawat jilbab syar’i paling mudah dan tepat untuk anda yang  sibuk dengan rutinitas anda.

  1. Kenali bahan jilbab anda dan pisahkan sesuai bahannya

Banyaknya bahan jilbab membuat anda harus bisa membedakan bahan jilbab anda. Jilbab dari bahan katun ini dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Kelebihan bahan ini adalah lembut dan dingin ketika digunakan sehingga tidak membuat anda merasa gerah atau panas.

Bahan wolfis mempunyai sifat yang jatuh, tidak nerawang, tidak mudah kusut dan mudah dibentuk berbagai model yang anda inginkan. Sehingga anda harus memisahkan antara bahan satu dengan lainya ketika mencucinya.

  1. Jangan terlalu banyak menggunakan detergen atau sabun cuci

Penggunakan sabun cuci atau detergen yang berlebihan dalam membuat warna jibab menjadi luntur. Khususnya untuk bahan sutera jangan menggunakan detergen berlebihan.

  1. Jangan merendam jilbab terlalu lama

Sebelum dicuci ada proses perendaman terlebih dahulu untuk menghilangkan bakteri atau keringat. Namun, untuk merendam jilbab ini jangan terlalu lama karena akan membuat warna menjadi luntur dan menimbulkan bau.

  1. Lebih aman mencuci menggunakan tangan

Untuk mencuci jilbab lebih aman menggunakan tangan karena tidak merusak bahan jilbab tersebut. Jika manggunakan mesin jilbab akan rusak dan kusut karena terlalu keras.

  1. Jangan dijemur dibawah terik matahari langsung

Terik matahari mengandung ultra violet yang dapat merusak kulit manusia, termasuk juga bahan atau kain. Sehingga anda tidak boleh menjemurnya dibawah sinar matahari langsung karena akan membuat warna jilbab menjadi pudar.

  1. Ketika menyetrika jilbab jangan terlalu panas

Ketika anda menyetrika jilbab anda pastikan suhu panas setrika tidak terlalu besar karena dapat membuat jilbab terbakar dan bolong.

  1. Pemakaian jarum harus diperhatikan

Ketika anda menggunakan jarum atau peniti pastikan bahwa itu sudah tajam. Karena jika tumpul akan membuat bahan rusak akibat tusukan yang terlalu lama.

  1. Simpan jilbab dengan cara digantung atau dihanger

Agar jilbab masih tetap rapi maka anda harus menyimpanya dengan cara digantung atau dikasih hanger. Biasanya tumbuhan pakaian dan lainya akan membuat jilbab menjadi kusut dan kerlihat kurang dijaga.

Inilah cara merawat hijab syar’i dengan benar dan simple. Untuk menjaga jilbab agar  tetap rapi dan awet maka anda dapat melakukan 8 hal diatas. Namun, sebelum anda menentukan model jilbab yang anda inginkan, anda juga perlu mengetahui bahan apa saja yang cocok untuk model jilbab anda. Sehingga didapatkan hasil yang sesuai dengan selera dan keinginan anda. Jadi, jangan khawatir penampilan anda tidak menarik dengan menggunakan jilbab. Justru dengan menggunakan jilbab, penampilan anda lebih menarik dan lebih cantik serta jilbab yang anda miliki awet untuk digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *